
Jakarta Timur, 27 Juli 2026 – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Timur melalui Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) menyelenggarakan Pelatihan Petugas Ambulans PMI yang berlangsung pada 27 Juli hingga 2 Agustus 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PMI Kota Jakarta Timur dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia agar mampu memberikan pelayanan ambulans yang profesional, cepat, tepat, dan sesuai dengan standar pelayanan kemanusiaan.
Pelatihan diikuti oleh 20 peserta yang berasal dari berbagai unsur di lingkungan PMI Kota Jakarta Timur, meliputi relawan, perawat, petugas posko, dan staf. Selain peserta internal, pelatihan ini juga diikuti oleh perwakilan dari PMI Kabupaten Kotawaringin dan PMI Kota Semarang, sehingga menjadi wadah berbagi pengalaman dan penguatan kapasitas antarunit PMI.
Rangkaian pelatihan diawali dengan pembelajaran secara daring (online) pada 27–28 Juli 2026, kemudian dilanjutkan dengan pelatihan tatap muka (offline) pada 29 Juli hingga 2 Agustus 2026 di Markas PMI Kota Jakarta Timur. Pola pembelajaran ini dirancang agar peserta memperoleh pemahaman teori terlebih dahulu sebelum mengimplementasikannya melalui praktik dan simulasi di lapangan.

Ketua PMI Kota Jakarta Timur, Bambang Pangestu Aldryan, S.E., M.M., menyampaikan bahwa peningkatan kompetensi petugas ambulans menjadi salah satu prioritas dalam menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Petugas ambulans merupakan garda terdepan dalam pelayanan kemanusiaan. Karena itu, peningkatan kompetensi harus terus dilakukan agar setiap personel mampu memberikan pelayanan yang cepat, tepat, profesional, dan mengutamakan keselamatan pasien," ujar Bambang.
Selama pelatihan, peserta memperoleh pembekalan melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, praktik keterampilan, serta simulasi penanganan berbagai kondisi kegawatdaruratan. Metode pembelajaran tersebut diharapkan mampu meningkatkan kemampuan teknis maupun kerja sama tim sehingga peserta lebih siap menghadapi situasi nyata saat bertugas.
Kepala Markas PMI Kota Jakarta Timur, Euis Komala Sari, S.Psi., menambahkan bahwa pelatihan ini merupakan investasi organisasi dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan siap memberikan pelayanan terbaik.
"Kami berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Dengan kompetensi yang terus ditingkatkan, pelayanan ambulans PMI akan semakin profesional, responsif, dan terpercaya di tengah masyarakat," ungkapnya.

Melalui pelatihan ini, PMI Kota Jakarta Timur berharap seluruh peserta dapat menjadi petugas ambulans yang semakin kompeten, sigap, dan siap memberikan pelayanan kemanusiaan sesuai prinsip-prinsip Palang Merah, sekaligus memperkuat sinergi antarunit PMI dalam meningkatkan kualitas layanan ambulans di berbagai daerah.
Jakarta - Palang Merah Indonesia (PMI) kembali memperkuat dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Flores, Nusa
Jakarta Timur, — Aktivitas peserta Jambore Nasional (JAMNAS) XII Jakarta 2026 di Bumi Perkemahan Cibubur
Jakarta Timur, — Sebanyak 11 kepala keluarga atau 32 jiwa di wilayah RT 007/RW 02,
