
Jakarta Timur – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Timur melaksanakan audiensi dengan PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP) pada Senin, 20 Juli 2026, bertempat di Auditorium Gedung Graha Dayaguna PT. JIEP. Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam membangun sinergi untuk meningkatkan kesiapsiagaan sumber daya manusia di lingkungan industri melalui program pelatihan pertolongan pertama (First Aid Training).
Audiensi dari PMI Kota Jakarta Timur dihadiri langsung oleh Ir. Budi Siswanto selaku Wakil Ketua PMI Kota Jakarta Timur bersama timnya yaitu Sekretaris, Ketua Bidang Kemitraan dan Pengembangan Sumber Daya (PSD), Kepala Markas, Kepala Seksi Humas dan Organisasi, Koordinator Pengembangan Sumber Daya (PSD), serta staf Humas. Sementara itu, rombongan PMI Jakarta Timur diterima langsung oleh Vice President Corporate Secretary & Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (Corsec & TJSL) PT JIEP, Medik Endra Wahyudi.
Audiensi tersebut membahas peluang kolaborasi antara PMI Kota Jakarta Timur dan PT JIEP dalam penyelenggaraan pelatihan pertolongan pertama bagi perusahaan-perusahaan yang berada di kawasan industri JIEP. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas karyawan dalam memberikan penanganan awal terhadap kondisi kegawatdaruratan di tempat kerja sebelum tenaga medis profesional tiba.
Dalam diskusi tersebut, PMI Kota Jakarta Timur memperkenalkan program Pelatihan First Aid yang diselenggarakan melalui Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) PMI Kota Jakarta Timur. Pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan dasar pertolongan pertama, mulai dari penilaian kondisi korban, penanganan cedera ringan hingga keadaan darurat yang sering terjadi di lingkungan kerja.
Melalui kerja sama ini, PMI Kota Jakarta Timur berharap setiap perusahaan di bawah naungan PT JIEP dapat mengirimkan beberapa perwakilan karyawannya untuk mengikuti pelatihan secara bertahap. Dengan demikian, setiap perusahaan akan memiliki personel yang siap memberikan pertolongan pertama secara cepat, tepat, dan aman apabila terjadi insiden di lingkungan kerja.
Ketua PMI Kota Jakarta Timur, Bambang Pangestu Aldryan, S.E., M.M., menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas sumber daya manusia merupakan bagian penting dalam membangun budaya keselamatan kerja.
"Pertolongan pertama merupakan keterampilan dasar yang sangat penting dimiliki oleh setiap lingkungan kerja. Melalui kolaborasi dengan PT JIEP, kami berharap semakin banyak perusahaan yang memiliki personel terlatih sehingga mampu memberikan respons awal secara cepat saat terjadi keadaan darurat. Ini merupakan investasi penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan tangguh," ujar Bambang.

PMI Kota Jakarta Timur optimistis kerja sama ini dapat menjadi awal dari berbagai program kemanusiaan lainnya, tidak hanya dalam bidang pertolongan pertama, tetapi juga edukasi kesiapsiagaan bencana hingga penguatan budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di kawasan industri.
Melalui sinergi antara PMI Kota Jakarta Timur dan PT JIEP, diharapkan semakin banyak perusahaan yang memiliki tenaga kerja dengan kompetensi pertolongan pertama sehingga tercipta lingkungan kerja yang lebih aman, siap menghadapi kondisi darurat, dan peduli terhadap keselamatan sesama.
PMI Kota Jakarta Timur menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat dengan menyalurkan bantuan kepada warga terdampak
Jakarta Timur – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Timur menggelar Pelatihan Pengendalian Kejadian Luar
Jakarta Timur – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Timur menyalurkan bantuan kemanusiaan secara langsung
